Jumat, 11 September 2015
DRAGON NEST FICTIVE STORIES : PRIVATE EYE
First Case :
Potongan hilang dari keluarga- Isi dari 8 baris -
Di dalam ruangannya, disana masih ada Sang Jendral dan Guild Master kami, Wick Dayman. Sang Jendral mulai menatap ragu gue dan dia mulai berbisik kepada Master.
" Wick, aku menghargai kalau kau mau membantuku dalam hal ini, tetapi sepertinya dia meragukan untuk bisa menuntaskan misteri ini" Bisik General.
" Kalau begitu...." Wick langsung menepuk bahuku dan mulai memperkenalkanku pada General Douglas.
" Doug, dia adalah Giorgio Assasinatore, seorang simbolog.....dan anggota guild Private Eye." Ucap Wick.
Setelah saling bersalaman, saya pun mulai "di tantang" oleh dia.
" Jadi Tn. Assasinatore, kau pasti sudah tau kabar yang sedang merebak saat ini tentang pencurian memalukan yang menimpa istana ? " Tanya General.
" Pencurian barang berharga, kan."
" Benar.....dan pencuri ini meninggalkan 2 barang yang kusebut 'penghinaan' yaitu berupa logo kerajaan dan sebuah puisi, kau bisa mengerti ini... kenapa pencuri itu meninggalkan benda-benda ini ? " Douglas mulai keheranan.
Aku pun mulai melihat 2 barang bukti itu dan menyentuhnya.
" Jangan sentuh ? itu barang bukti " Teriak Douglas
" Apa anda sudah melacak sidik jari yang ada di bukti ini ? "
" Saya sudah memeriksanya dan....belum....bukan, tidak ada ! " Douglas mulai mengeraskan suaranya.
" Tepat sekali, si pencuri ingin dirinya tidak ditemukan lebih cepat jadi dia memegang kedua kertas ini dengan sarung tangan" Penjelasanku mulai membuat douglas sedikit tenang.
" Jika kita lihat...dan kalau aku boleh berpendapat, Pelakunya pasti memiliki hubungan dengan keluarga inti kerajaan dan mungkin bagian keluarga yang sudah hilang."
Douglas mulai serius " Teruskan..."
" Didalam gambar logo ini terdapat gambar 4 permata yang menghiasi mahkota, perlambang dari 4 bagian keluarga utama kerajaan, Raja, Ratu, Pangeran, dan Putri. Sedangkan puisi ini... aku pernah melihatnya... iya, aku pernah"
"Dimana itu, pintar ? .... pffft" Sindir Douglas.
"Perpustakaan utama kerajaan"
Douglas melanjutkan pembicaraan " Apa yang membuat 'dia' harus menaruh 2 benda ini di TKP ? "
" Pertanyaanmu harusnya 'kenapa' bukan 'apa', lihat ini puisi dan logo kerajaan, kira-kira siapa anggota kelurga kerajaan yang suka berpuisi ."
Douglas mulai berpikir jauh... dan...
" Ratu..." Jawab Douglas.
" ahh, iya"
" Dia sudah lama wafat, tuan. Dalam Tidurnya !. bagaimana dia punya hubungan dengan kasus pencurian ini ? " Tanya Douglas dengan kerasnya
" Memang aku belum tahu, tetapi siapapun yang punya hubungan dengannya...pasti tahu sesuatu"
Akupun mulai membaca puisi itu dan aku pun mulai menduga-duga sesuatu.
" Sepertinya ini adalah kumpulan tempat yang ada disekitar kota Saint Haven, dan jika aku benar ada tiga tempat disini."
"Dimana saja itu ? "
" Sepertinya untuk yang pertama adalah Reruntuhan sungai yang ada di sisi selatan Saint Haven."
Douglas mulai bertanya " Bagaimana kau tau ? "
"Pada baris ketiga hingga kelima memiliki maksud menunjukkan objek tertentu atau tempat tertentu, dan yang pertama adalah Reruntuhan banjir yang ada di selatan kota ini, karena terakhir disanalah sang Ratu keluar dari istana untuk mengunjunginya."
General Douglas mulai memerintahkan bawahannya untuk mengecek tempat yang dimaksud, tapi aku menolaknya.
"Kenapa kau menolak, Tn. Assasinatore ? ini bala bantuanku " Kata Douglas
"Aku lebih suka keheningan dalam penyelidikan, ditambah lagi bisa saja si pencuri memindahkan mahkota itu dari situ jika dia melihat banyak prajurit di tempat monster-monster itu. " Diriku berbisik kepada General.
" Baiklah, ... tapi aku menawarkanmu salah satu bawahanku untuk mendampingimu." tawar General.
" Tentu, asal dia tidak terlalu 'berisik'. "
Seorang Sorceress memasuki ruangan kami, cantik dan indah dan membuat hatiku sedikit 'terusik'
" Filia, kenalkan ini adalah.... " Douglas mulai memperkenalkannya
" Ohhhh, kau pasti detektif gosip dari majalah Oh! My Goddess ! Tolong jangan expose aku terlalu dalam ya ~♥" Sorceress itu memegang tangaku dan mulai bicara yang aneh-aneh soal gosip dan sebagainya.
.... BUUUKK !..... " Aww, Doug !....ups....ehehehehehe" Sorceress itu sepertinya akan dimuntahi oleh omelan Douglas setelah kepalanya dipukuli oleh kepalan yang besar itu.
"Jaga sopanmu sedikit !... ehem, ini adalah Giorgio Assasinatore, seorang simbolog dari Guild 'itu' "
"Oh. Begitu. " Kekecawaan Sorceress benar-benar terlihat dari raut wajahnya.
" Kalau begitu mohon bantuannya untuk membantu saya dalam pencarian mahkota itu ya."
"Ho'oh" Sorceress itu benar-benar tak tertarik.
Meski mendapat Partner yang ini, tetapi setidaknya menurutku dia tidak terlalu berisik.
Kami pun mulai meninggalkan istana dan pergi menuju salah satu rerutuhan sungai itu yang orang sebut sebagai "Flooded Downstream Ruins"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar